Melihat Potensi Indonesia Bagian Timur
Saturday, August 13th, 2005Seminggu terakhir di Indonesia, saya bertemu seorang teman yang sekarang ternyata (tidak menyangka sebelumnya) menjadi GM salah satu perusahaan BUMN di Indonesia. Dengan status beliau yang cukup tinggi dan ide-idenya yang ‘ideal’ untuk membangun bangsa dan negara, beliau mengajak saya melakukan studi yang tujuannya melihat kelayakan pembangunan pabrik Nikel di Indonesia bagian timur.
Proposal sedang dalam penyusunan….
Yang ingin saya tulis disini, lepas dari proposal yang harus saya susun, adalah berbagi cerita tentang potensi yang dimiliki bangsa Indonesia di wilayah timur, Sulawesi dan Halmahera khususnya, selain Potensi Tambang-nya.
Potensi Laut
Perairan laut dalam di perairan Sulawesi dan Halmahera ini berpotensi sebagai sumber daya laut, selain ikan di beberapa teluk dan perairan pantai di daerah ini memiliki potensi untuk budidaya kerang-kerang mutiara, coral, dan taman lautnya yang tak ternilai harganya. Belum lagi mulai banyak peneliti yang melihat potensi sumber daya laut sebagai bahan obat-obatan alami.
Di beberapa negara-negara di Eropa banyak terdapat akuarium daerah tropis, dimana berbagai jenis coral dan terumbu karang yang bisa dikatakan langka di dunia, yang diambil dari perairan Indonesia. Bahkan ada yang disebutkan sebagai terumbu karang langka yang sudah tidak ada lagi di habitatnya. Mereka menjamah daerah langka yang perlu dilestarikan, hanya untuk menunjukkan begitu berartinya habitat itu. Sungguh sayang jika Indonesia sendiri tidak dapat memanfaatkannya dengan baik dan menjaga kelestariannya secara berkesinambungan.
Potensi hutan
Hutan-hutan di Sulawesi, Maluku hingga Irian Jaya yang masih bisa dikatakan belum banyak terjamah tangan manusia, merupakan potensi alam. Selain hasil hutan, potensi alam ini secara tidak langsung juga dapat menjaga keseimbangan iklim dan pemanasan global.
Potensi Energi Alternatif
Energi alternatif dari kekuatan alam dapat dikembangkan disini. Mulai dari besarnya energi dari Arus Lintas Indonesia (Arlindo) dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia, energi gelombang di bagian utara Irian Jaya, hingga energi angin laut yang hingga saat ini belum banyak dilihat para peneliti kita. Mungkin perlu waktu… semoga tidak terlalu lama…
Masih banyak lagi potensi yang bisa digali dari sana…tinggal bagaimana kita bisa ‘menggali’nya dengan mengembangkan ilmu kita masing-masing dan menerapkannya untuk kesejahteraan bangsa dan negara.