Archive for February, 2006

Lagu Dangdut

Saturday, February 25th, 2006

Saya bukan penggemar lagu dangdut. Tapi semalam Ni Londo memberikan link lagu-lagu Dangdut online saat kami ber-email ria bertiga dengan mbak Rini. Hmm saat mbak Rini di Hamburg saat ini jadi ingat 3 tahun lalu sampai kami proklamirkan biggos, masa-masa ber-email ria dari satu institut ke institut dan ke rumah hehehe.. Kenangan :D

Kembali ke soal lagu dangdut, pagi tadi awalnya iseng klik… ada lagu-lagu Nini Karlina dll (gak hafal) sampai ada lagu ‘Darah Muda’-nya Roma Irama. Eh dengar lagu Darah Muda ini… jadi ingat kota Jombang. Jadi ingat desa Pesanggrahan, kecamatan Gudo, kabupaten Jombang, Jawa Timur. Desa tempat saya dibesarkan. Ingat saat si Yati (yang suka bantu ibu dirumah) suka nonton bioskop misbar (gerimis bubar), karena biasanya penonton bubar diiringi lagu-lagu Roma Irama.

Ah… jadi rindu desa, rindu masa lalu….

Kalau Anak Ultah….

Wednesday, February 22nd, 2006

Kalau anak ulang tahun… rasanya pengin ngasih semua yang bisa kita kasih ke dia. Hehe… saya kayak gitu deh. Sehari sebelum Bilah ultah, jam 2 siang sudah keluar Institut, langsung ke pertokoan. Benar-benar shopping khusus hadiah buat dia. Hmmm… sampai-sampai gak mikir berapa tuh abis buat kadonya :D

Sampai dirumah saya sempatkan masukan ke lemari pakaian dan kunci pintunya sebelum Bilah pulang. Begitu sampai di rumah tiba-tiba Bilah minta dibuatkan kue buat dibawa besok paginya ke sekolah. Langsung deh bikin Brownies Kukus…. sebisanya :D Sayangnya lupa gak difoto hehe.. Pokoknya enak kok, ya… lumayan deh hehehe.. jadi malu bilang enak.

Malam sebelum Bilah ultah, dia menanyakan ibu beli kado apa? Saya bilang lupa, sibuk, belum sempat beli kado. Dia bilang gak apa-apa deh. Tapi ternyata malamnya waktu mau tidur dia gelisah, ‘ibu kok bisa lupa ultahnya Bilah sih?’. Hihi…. saya bilang malam itu ya… abisnya lagi banyak kerjaan :D Pagi bangun tidur dia masih gelisah kenapa ibunya lupa ulang tahunnya. Saat mau sarapan, dia baru lihat kado-kadonya tersusun disofa… Wahhh kaget dan terharunya dia, sambil nangis. Hehehe… ibunya jail ya … Saya cuma bilang, ‘masak sih ibu lupa ultah Bilah’.

Sabtu kemarin kami berencana nonton bioskop aja. Karena nontonnya siang, akhirnya saya berencana masak sedikit buat anak-anak (4 anak doang tepatnya…). Mana Bilah minta dibikinkan kue tart dengan gambar kuda. Duhhh nak.. ibu gambar kuda di kertas aja gak bisa, kok disuruh gambar kuda di kue tart *duhh*. Bilah maksa minimal kepala kuda deh buat hiasan kue tartnya. Hmmm… beruntung punya bapak seniman *sedikit* hehehe… Jadilah tart dengan lukisan kepala kuda ini.

Kue2_1Lukisan Kepala Kuda
by : Agus Setiawan


Karena minggu-minggu ini sedang full banyak kerjaan, sebenarnya malesss… banget masak-masak. Tapi ya… demi anak hehehe… Jadi deh yang disediakan Sabtu kemarin makan siang kentang goreng, ayam digoreng tepung ala KFC, dan kue-kue yang tinggal goreng dan panggang… yang gampang lah hehe..

Makanan1
Makanan2
Kue1

Kue3_1

Makanan lainnya bikin sup kental berisi ayam dan sedikit wortel yang dimakan dengan roti. Dimakan saat pulang nonton bioskop… sedapp saat dingin gini makan yang hangat-hangat.

Makanan5
Makanan6

Oh ya… cuma menyediakan potongan timun (tanpa salad) dan kebetulan ada strawberry di Plus, segar dan manis…

Makanan3
Makanan4

Menyediakan makanan buat anak-anak gampang-gampang susah. Bagi saya yang paling menyenangkan kalau mereka suka dan mau makan. Rasanya jadi bangga kalau mereka mau makan, walaupun suatu masakan yang paling sederhana sekalipun :D

‘Meliburkan Diri’

Thursday, February 16th, 2006

Sejak minggu lalu diumumkan via milis Institut bahwa ZMAW akan kedatangan tamu Krönprinz (Pangeran) dari Denmark pada tanggal 17 Februari 2006 hari ini. Persiapan, panitia penyambutan hingga panitia pengamanan sudah terbentuk sejak bulan lalu, termasuk juga persiapan menyediakan karpet merah yang harus tepat tergelar sepersekian detik ketika pangeran turun dari kereta kudanya. Hihi…ternyata masih ada lho yang formal seperti ini menggelar  karpet merah :D

Kemarin pagi dengan sedikit heran naik lift ke lantai 4 IfM, tampak beberapa orang sedang mengamati gerak lift, menyisir bagian per bagian ruangan. Keheranan itu karena saya lupa besok tanggal kedatangan sang pangeran (kayak dongeng aja … hehe). Baru siang harinya saat ada pertemuan TO-Gruppe kami membahas acara besok pagi. Tentunya tak luput dari mereka membahas kehadiran saya (pakai jilbab) dan ramainya karikatur nabi. Semua yang akan masuk ke gedung ZMAW hari ini akan diseleksi, tidak sembarangan orang boleh lewat dan masuk. Untuk itu ada beberapa Mitarbeiter yang bertugas menjadi pengawas hari ini :D Walaupun Thomas bilang bahwa Dagmar akan bertugas sebagai pengawas yang menyatakan si A Mitarbeiter / bekerja di IfM atau bukan, namun saya katakan ke mereka kemarin, hari ini saya lebih baik tidak datang aja ke IfM, kerja di rumah ( padahal mau nyiapin acara si Bilah ultah besok pagi hehe.. ). Mereka membahas juga beberapa sekolah yang akan dikunjungi diharuskan menyiapkan karpet merah juga. Lho setelah itu buat apa ya si karpet? hehe… dalam hati nih, wah kalau boleh diminta bisa gantiin karpet di Wohnung kami nih hehehe… *dalam hati doang* ;)

Acaranya akan dimulai pukul 15.45 - 16.30 namun sejak 2 jam sebelumnya pengunjung dan pekerja di ZMAW dilarang keluar masuk pintu gedung. Yang mau ‘ngintip’ dan potret-potret dari lantai atas diijinkan, namun tidak diijinkan turun ke lantai dasar tempat kunjungan dilakukan.

Ada yang minat datang? Demonstrasi? :D

Penghuni Baru

Thursday, February 9th, 2006

Tanggal 15 Februari 2006 nanti Insya Allah Bilah ulang tahun yang ke-9. Sudah besar ya? Orang-orang di Institut yang tidak menyangka / heran kalau tahu saya sudah punya anak umur 9 tahun, apalagi kalau mereka bertemu Bilah…wow.. dah besar ya :D

Untuk hadiah ulang tahunnya kali ini, dia memilih sendiri apa yang diinginkannya. Kali ini dia ingin punya binatang peliharaan. Sebenarnya saya kurang setuju, mengingat musim di Jerman yang di musim dingin begini tidak bisa buka jendela sewaktu-waktu dan kelamaan, mengingat wohnung / rumah yang kecil, dan lain-lain. Namun karena mas Agus juga setuju, dan mungkin melatih dia bertanggung jawab atas peliharaannya itu, maka akhirnya saya setuju juga. Bilah berjanji mengurusi binatangnya sendiri nanti.

Kemarin sore sepulang dari Institut kami pergi bersama-sama ke Zooland (nama Toko Binatang) di Harburg-Arcaden. Di toko binatang itu dijual beberapa binatang yang dapat dipelihara orang di rumah, seperti kelinci, marmut, hamster, tikus rumah (hiii geli ngliatnya), burung-burung, dan ikan. Tentu saja terdapat berbagai barang kebutuhan binatang-binatang itu mulai dari kandang dan akuarium beserta tanamannya, makanan, vitamin dan obat-obatan, tempat makan, tempat minuman, mainannya bahkan tempat tidurnya. Pokoknya lengkap seperti kita melihat perlengkapan bayi kalau kita mau punya anak (hehe… soalnya ingat Bilah mau lahir dulu deh). Akhirnya Bilah memilih seekor Goldhamster berwarna hitam putih, dan kami beli semua perlengkapannya. Bilah terlihat bahagia sekali…. punya peliharaan.

Setelah mengatur semua keperluan di dalam kandangnya, si hamster mulai mengenal lingkungan barunya. Kalau di toko itu kandangnya glass (kaca) dan dihuni banyak hamster, maka yang sekarang dia tinggal di kandang yang berjeruji dan sendirian. Semalam setelah mengenal sekeliling, tampak si hamster mau makan, minum, dan bermain-main. (Lucu liatnya… cuma kalau saya sendiri sih mending gak punya aja). Bahkan sudah mau digelikitikin pakai jari-jari si Bilah. Oh ya… Bilah memberi nama Wuschel (idenya dari kuschel kata Bilah, yang berarti ‘lembut’).

Semalam saya memberi tahu Bilah info apa yang dia harus cari tentang Hamster. Dia berjanji akan mencari tahu tentang kehidupan hamster di Bücherhalle sekolahnya. Tampaknya memang ada saatnya anak-anak diberi tanggung jawab memelihara makhluk hidup lainnya. Semoga terpelihara si hamster ini.

Hmmm… jadi bertambah satu penghuni di rumah kami.