Archive for April, 2006

Blog Baru

Sunday, April 23rd, 2006

Bikin blog baru lagi!! All about my Seas. Berisi tentang kelautan. Mungkin jauh berbeda dengan blog saya yang lain, baik dari segi isi dan bahasa. Yang pasti ini juga menghiasi hari-hari dalam hidup saya :D Oh ya, di blog ini saya mengundang teman-teman lain untuk menulis tentang laut, baik ilmu, acara jalan-jalan, praktikum, ataupun sharring info lainnya. Boleh dengan menggunakan bahasa apa saja.

Komentar yang saya sudah dapat dari Bettina : scientist banget… banyak gak ngertinya.

Hehehe… gak apa-apa ya kalau kita berbeda bidang, kalau sama kan bisa-bisa saya gak punya kerjaan dong hihi… Itung-itung melihat Dunia Lain ;)

Semoga bermanfaat.

Memilih Teman, Memilih Masa Depan

Sunday, April 9th, 2006

Sekedar mengingatkan diri sendiri. Artikel dicopy langsung dari link ini

————— Memilih Teman, Memilih Masa Depan ——————

"Berkawan seorang bodoh
yang tidak memperturutkan hawa nafsunya, jauh lebih baik daripada dengan
berkawan seorang ‘alim yang selalu memperturutkan hawa nafsunya." (Ibnu
Atha’illah)

Memilih teman sama artinya dengan memilih masa depan. Memilih
teman sama artinya dengan memilih perilaku. Memilih teman sama artinya dengan
memilih kualitas ilmu. Maka, siapa pun yang ingin masa depannya cerah,
perilakunya menawan hati, serta luas ilmu dan wawasannya, maka ia harus sangat
pandai memilih teman.

Kita akan sulit berkembang bila sehari-hari kita bergaul
dengan orang-orang malas. Kita pun akan sulit meraih kemuliaan akhlak, bila
sehari-hari kita bergaul dengan orang yang buruk akhlaknya. Maka, tinggi
rendahnya kualitas seorang manusia sangat dipengaruhi oleh kualitas orang yang
menjadi temannya.

Rasulullah SAW bersabda, "Seseorang itu adalah menurut agama
sahabat (karib)nya. Karena itu, ada baiknya seseorang dari kamu meneliti dulu
siapa yang akan dijadikan sahabatnya" (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

Orang seperti apa yang layak kita jadikan teman dekat? Yang
pertama dan utama adalah orang yang baik akhlaknya dan mampu mengendalikan hawa
nafsunya. Bahkan, Imam Ibnu Atha’illah dalam kitab Hikam mengatakan, "Berteman
seorang bodoh yang tidak memperturutkan hawa nafsunya, jauh lebih baik daripada
dengan berkawan seorang ‘alim yang selalu memperturutkan nafsunya". Mengapa?
Orang berilmu tapi memperturutkan hawa nafsu, biasanya akan membenarkan
kemaksiatan yang dilakukannya dengan dalil-dalil Alquran dan hadis.
Dikhawatirkan, lambat laun kita pun akan membenarkan kemaksiatan tersebut hanya
karena bersandar pada dalil-dalil.

Saudaraku, bahaya terbesar dalam hidup adalah diperbudak
nafsu. Tidak ada artinya limpahan harta, tinggi jabatan, banyaknya pengikut,
tampannya rupa, atau luasnya ilmu, bila kita diperbudak nafsu. Saat diperbudak
nafsu, semua yang kita miliki akan digunakan untuk memuaskan nafsu tersebut.

Ada baiknya kita berpikir sejenak, lihat siapa teman-teman
dekat kita. Boleh jadi, kualitas diri kita tidak pernah mengalami perubahan
karena salah memilih teman. Kita berteman akrab dengan orang-orang yang
kualitasnya di bawah kita. Akibatnya, kita merasa paling saleh, paling pintar,
dan paling hebat di antara teman-teman kita. Bila demikian, kita tertipu oleh
kepintaran semua. Ketika kita salah melihat diri, kita pun akan salah dalam
melangkah.

Idealnya kita berteman dengan orang-orang yang kualitasnya
jauh lebih baik, sehingga kita tidak merasa paling pintar dan paling saleh.
Justeru kita akan merasa paling kurang. Saat berteman dengan orang-orang yang
berkualitas, biasanya kita akan terangsang dan termotivasi untuk belajar dan
mengejar ketertinggalan. Karena itu ada yang mengatakan, kalau kita ingin
menjadi ulama maka bergaulah dengan ulama; ingin menjadi pedagang, maka
bergaullah dengan para pedagang; ingin menjadi seniman, maka bergaulah dengan
seniman.

Saudaraku, setiap hari masalah yang kita hadapi akan semakin
berat dan kompleks. Kita akan terpuruk bila banyaknya masalah tidak diimbangi
dengan peningkatan kemampuan diri untuk menyelesaikannya. Maka, rugi bila dalam
sehari kita tidak bertemu dengan orang yang lebih baik dari kita. Rugi karena
kita tidak mendapat ilmu, wawasan, dan semangat baru. Dan celaka bila kita
menjauh dan memusuhi orang-orang yang lebih baik dari kita. Wallahu a’lam

( KH Abdullah Gymnastiar )

Wieder.. Einkaufs am Sonntag

Sunday, April 2nd, 2006

Pertokoan buka pada hari Minggu jarang sekali dilakukan di Hamburg, apalagi umumnya di Jerman. Setelah tahun lalu Einkaufs am Sonntag pertama kali dilakukan oleh pertokoan Phoniex di Harburg - Hamburg, hari ini kembali dilakukan di semua toko yang ada di Harburg. Toko dibuka hanya mulai jam 13.00 hingga 18.00.

Sejak kemarin saya sudah berniat jalan-jalan ke toko di Harburg bersama Bilah. Jam 11, sempat chatting sama Lessy dan dia berminat ikut juga ;) Sebelum jam 3 kami sudah sampai di Rathaus Harburg. Dari sana kami berjalan ke Arcarden, salah satu pertokoan besar di Harburg. Yang kami beli pertama adalah makanan si Wuschel. Saat itu Bilah melihat banyak anak-anak membawa balon udara dari merk Diddl . Sebagai penggemar dan pengkoleksi barang-barang Diddl ini, tentu saja dia penasaran dapat dari mana mereka.

Saya mengajurkan ke Karstadt , karena biasanya Diddl banyak dijual di toko tersebut. Kami ke Karstadt, di bagian penjualan Diddl, tampak ada papan bertuliskan Foto Bersama Diddl, 1 euro. Wow.. tentu saja dia tidak melewatkan kesempatan itu.  Jadilah kami ikutan ngantri … antriannya panjang…. tapi syukur tidak memakan waktu yang lama. Jadilah foto berikut ini :

Bilahdiddlina Senyum si Bilah sedikit malu-malu, banyak orang yang lihat, banyak orang ngantri, dan banyak juga anak-anak yang menangis karena mau potret mereka harus antri panjang hehe…

1 Euro memang termasuk murah, karena selain mendapat foto disamping ini, masih diperoleh 1 kantong khas Diddl (biasanya baru dibagikan kalau orang membeli salah satu produk Diddl) yang berisi 1 pensil Diddl dengan motif yang lama (masih tertera harga 1 DM = Deutsch Mark , mata uang Jerman yang lama) yang tidak dijual lagi ditoko, 1 kartu pos Diddl (biasanya seharga 1,5 euro), serta 2 buah permen karamel yang terbungkus kertas bertuliskan Diddl juga.

Diddlpostcard

Masih ada lagi Atraksi untuk anak-anak, terutama untuk anak cowok. Straßenfussball .. Ada turnamen Sepak bola di pinggir jalan 3 orang dalam satu kelompok. Hihihi.. jadi ingat anak-anak main bola di jalanan kalau di Indonesia. Kalau disini tentunya dipasang jaring-jaring disepanjang lapangannya yang berbatasan dengan jalan.

Setelah foto bersama Diddl, kami sempat belanja makanan. Selanjutnya kami ke Phoenix Center. Wow… Phoenix ramai sekali sampai pusing rasanya melihat banyak orang. Lebih banyak daripada saat pertama kali buka pada hari Minggu bulan September tahun lalu. Untuk membeli eskrim kami perlu ngantri juga :( Akhirnya kami hanya melihat sebentar saja, dan keluar dari Phonix Center.

Menyeberang jalan… kami menuju Toys r us. Hmmm… cari-cari mainan? Gak juga… lihat-lihat aja hehe…. Setelah puter-puter melalui beberapa rak mainan, akhirnya kami pulang.

Senang sih bisa melihat-lihat toko di hari Minggu. Jadi ingat di Bandung deh…. Di beberapa surat kabar sudah mulai ditulis bahwa selama penyelenggaraan Piala Dunia bulan Juni 2006 nanti, toko-toko di Hamburg akan buka pada hari Minggu. Wow… asyik deh bisa jalan-jalan di hari Minggu. Bukan buat beli-beli… cuma lihat-lihat doang :D Sekedar mengurangi rasa kangen ke Bandung… :)

Keukenhof, April 2003

Saturday, April 1st, 2006

Di musim semi seperti saat ini, tiba-tiba ingat akan foto-foto bunga yang diambil oleh mas Agus bulan April tahun 2003 lalu saat kami berkunjung ke Keukenhof, Belanda. Sudah lama ya? Rasanya tidak akan bosan kalau diajak ke sana lagi :D

Flower14s

Tahun 2003 adalah kunjungan saya kedua kalinya (yang pertama bertiga bersama Udin dan Irsan, teman-teman di Kiel). Saat keluarga ikut tinggal di Hamburg, tidak lupa segera kami mengunjungi taman bunga ini. Indahnya taman, penataan bunga, warna bunga, dan jenis serta bentuk bunga… Subbhanallah .. indahnya. Walaupun Tulip adalah ratu bunga di taman ini, namun keindahan anggrek, serta bunga-bunga dari jenis lainnya tidak kalah indahnya.

Dengan bangunan khas Belanda, Kincir Angin, terasa sejuknya taman. Ditambah dengan adanya pohon-pohon besar dan rindang ditengah hamparan bunga-bunga, membuat orang betah menikmati keeindahan tamannya. Beberapa kolam luas dengan batu-batu bergerak, serta air mancur, membuat anak-anak senang bermain diantaranya.

Warna bunga pun membuat mata menjadi segar. Ada bunga yang merah, pink, kuning menyala, hingga warna-warna bunga yang sebelumnya hanya saya lihat sebagai bunga plastik saja, seperti bunga biru dan kelabu. Serasa tak percaya dan ingin menyentuhnya bahwa bunga itu benar-benar biru asli :D

Flower12s
Flower05s

Flower01sFlower03s_2

Flower04s
Flower10s

Saya rasa di Indonesia pun pasti bisa mebuat taman bunga seperti Keukenhof ini. Dengan bunga-bunga tropis pun pasti tak kalah indah. Foto kecil bunga Lili Merah ini saya ambil di halaman rumah keluarga besar ayah saya di Selabintana - Sukabumi, Jawa Barat. Indah juga kan?

Flower16s